<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Homeschooling</title>
	<atom:link href="http://pendidikanklasik.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com</link>
	<description>Kumpulan tulisan dan kegiatan homeschooling dengan pendekatan klasik</description>
	<lastBuildDate>Mon, 17 Mar 2008 02:45:59 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='pendidikanklasik.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/2420f1c2858854dc7514b5ba2a8951c9?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Homeschooling</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Belajar Biologi</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/17/belajar-biologi/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/17/belajar-biologi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Mar 2008 02:45:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ilmu Alam]]></category>
		<category><![CDATA[biologi]]></category>
		<category><![CDATA[klasifikasi]]></category>
		<category><![CDATA[taksonomi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanklasik.wordpress.com/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Biologi kami awali dengan belajar sejarah bumi, untuk memberikan latar belakang. Sejarah bumi yang saya maksud disini adalah sejarah masa2 geologi bumi, dan disertai dengan klimatologinya serta makhluk hidup apa yang berkembang di masa itu. Contohnya Masa Cambrian dimana terjadi ledakan keanekaragaman makhluk hidup seperti yang ditemukan dari deposit fosil, atau masa Jura yang dipenuhi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=15&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Biologi kami awali dengan belajar sejarah bumi, untuk memberikan latar belakang. Sejarah bumi yang saya maksud disini adalah sejarah masa2 geologi bumi, dan disertai dengan klimatologinya serta makhluk hidup apa yang berkembang di masa itu. Contohnya Masa Cambrian dimana terjadi ledakan keanekaragaman makhluk hidup seperti yang ditemukan dari deposit fosil, atau masa Jura yang dipenuhi oleh dinosaurus (yang dipopulerkan oleh Jurrasic Park), atau masa Devon yang dirajai oleh ikan purba, atau masa Kapur yang menandai punahnya dinosaurus. Cara mengajarkan biologi yang paralel dengan sejarah bumi tidak bisa dihindari jika kita ingin menanamkan pemahaman teori evolusi sejak awal kepada anak, karena perubahan spesies dapat dijelaskan dengan lebih mudah dengan melihat perubahan masa2 geologi pada bumi.<span id="more-15"></span></p>
<p>Pelajaran biologi kami lakukan dengan penelusuran ensiklopedia. Idealnya sih disertai dengan pengamatan langsung juga, bila perlu pake pisau bedah potong2 dikit. Belum sempet! Kalau ada waktu kami mungkin akan ke Taman Buah Mekarsari, Ragunan dan Primate Center, Akuarium Air Tawar di TMII, dan Seaworld. Pelajaran lebih kami fokuskan pada klasifikasi dan menekankan pada dasar2 klasifikasi. Misalnya apa yang membuat ikan disebut ikan, mengapa paus dan lumba2 bukan ikan. Apa ciri2 amphibi. Mengapa buaya dan kura2 bukan amphibi, padahal mereka hidup di dua alam (?). Sekedar untuk kemudahan kami mulai dari vertebrata, yaitu dari ikan, lalu amphibi, reptil. Dari sudut pandang evolusi bisa dilihat bagaimana perkembangan dari ikan, amphibi lalu reptil, dari struktur anatomi, sistem peredaran darah, cara bernafas, dan juga cara perkembangbiakan. Ada banyak istilah biologi dalam bahasa latin yang agak membingungkan, tapi untung ada oom google. Dari reptil terjadi cabang, yang pertama menjadi burung, dan yang satunya menjadi mamalia. Mamalia kami beri perhatian lebih banyak karena banyak hewan yang familiar dalam kehidupan sehari2. Ia mempelajari familia, genus dan spesies hewan2 umum seperti anjing, kelinci, kelelawar, sapi, macan dan gajah, misalnya. Dan tentu saja fokus penting juga diberikan untuk primata, karena manusia termasuk di dalamnya.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/15/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/15/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=15&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/17/belajar-biologi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Belajar Sejarah Lewat Ensiklopedia</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/05/belajar-sejarah-lewat-ensiklopedia/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/05/belajar-sejarah-lewat-ensiklopedia/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 05 Mar 2008 06:03:54 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanklasik.wordpress.com/?p=13</guid>
		<description><![CDATA[
Kami baru saja menyelesaikan pelajaran sejarah Mesopotamia. Mesopotamia kami pilih karena di daerah inilah &#8220;sejarah&#8221; umat manusia berawal. (Kalau tertarik dengan tulisan yang lebih serius tentang awal sejarah manusia bisa dilihat di sini.)Memulainya gampang2 susah. Ia dulu sempat dulu sekolah di sekolah umum yang kita tahulah pelajaran sejarah diajarkan seperti apa. Kita bersama2 mencoba mengubah pelajaran [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=13&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><div style="text-align:center;"><img src="http://pendidikanklasik.files.wordpress.com/2008/03/mesopotamia.png" alt="mesopotamia.png" /></div>
<p>Kami baru saja menyelesaikan pelajaran sejarah Mesopotamia. Mesopotamia kami pilih karena di daerah inilah &#8220;sejarah&#8221; umat manusia berawal. (Kalau tertarik dengan tulisan yang lebih serius tentang awal sejarah manusia bisa dilihat di <a target="_blank" href="http://onisur.wordpress.com/category/tentang-peradaban/">sini</a>.)Memulainya gampang2 susah. Ia dulu sempat dulu sekolah di sekolah umum yang kita tahulah pelajaran sejarah diajarkan seperti apa. Kita bersama2 mencoba mengubah pelajaran sejarah menjadi semacam membaca cerita. Dan seperti halnya kita kalau sedang membaca cerita kita harus melihat hubungan logis antara sesuatu dengan yang lain, hal ini yang sering hilang dalam pengajaran sejarah di sekolah2, yang hanya mementingkan data, fakta dan kronologi.<span id="more-13"></span></p>
<p>Ceritanya kami mulai dari Sumeria, dimana kota-kota pertama berdiri, seperti Uruk dan Ur di sebelah selatan Eufrat dan Tigris. Dan kota, identik dengan peradaban manusia. Kami mulai dari bagaimana kota2 didirikan, dan kenapa mereka didirikan di daerah sekitar pertemuan sungai Eufrat dan Tigris. Sekaligus kami juga melihat pentingnya bentang alam dalam pendirian sebuah kota di awal peradaban manusia.</p>
<p>Kemudian kami lanjutkan dengan pertarungan kekuasaan yang akhirnya dimenangkan oleh orang2 Akkadia di Sumeria Utara, dan mereka menguasai beberapa kota di seputaran Eufrat dan Tigris.</p>
<p>Berikutnya diteruskan dengan invasi oleh orang Elam (sebelah timur Eufrat dan Tigris) dan Amorit (kurang lebih Israel-Palestina-Libanon-Siria) sekarang. Sampai akhirnya lahirlah peradaban meskipun singkat, namun menyisakan bekas besar dalam peradaban manusia, yaitu Babilonia (yang pertama, sebab sesudah itu runtuh dan didirikan lagi berabad kemudian) di bawah Hammurabi. Hammurabi terkenal dengan Kode Hammurabi yang memberikan hukum sipil pertama yang tercatat dalam sejarah, yang mewarnai peradaban berikutnya.</p>
<p>Peradaban2 di atas sering mendapat gangguan dari utara di daerah Anatolia (Turki Modern sekarang), yaitu orang2 Hittie, yang kerap menyerbu ke selatan, sekedar untuk menjarah, tanpa menguasai secara permanen.</p>
<p>Berikutnya adalah muncul peradaban Assyria, yang kurang lebih dari daerah Irak Utara sekarang. Mereka membentuk kekaisaran yang cukup besar, dengan kota besar seperti Assur dan Niniveh.</p>
<p>Selain menggunakan peta kuno, kami juga membandingkannya dengan peta modern untuk sekedar memberikan konteks masa sekarang pada masa lalu.</p>
<p>Sebagai catatan tambahan: kami juga menggabungkannya dengan sejarah Israel dengan membaca mulai dari Kitab Yosua, Hakim-Hakim, Samuel 1-2, dan Raja-Raja, sebagai perbandingan paralel, sebab suku Israel sendiri sangat terpengaruh oleh pergolakan di Mesopotamia, bagi sebagai penakluk atau yang ditaklukkan.</p>
<p>Selanjutnya kami akan meneruskan ke kekaisaran Persia, sekaligus bersinggungan dengan Alexander Agung, dan juga Babilonia baru, yang terkenal dengan Nebukadnezar.</p>
<p>Mengingat sulitnya mencari buku sejarah yang bagus di negeri ini kami memakai Ensiklopedia Britannica untuk Pelajar, dan untuk menutupi detil2 yang dirasa perlu dengan Ensiklopedia Britannica yan <em>full version</em>.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/13/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/13/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=13&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2008/03/05/belajar-sejarah-lewat-ensiklopedia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pendidikanklasik.files.wordpress.com/2008/03/mesopotamia.png" medium="image">
			<media:title type="html">mesopotamia.png</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Logika</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/26/12/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/26/12/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 26 Nov 2007 02:08:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/26/12/</guid>
		<description><![CDATA[Ini adalah sebuah kata yang mudah sekaligus sulit. Sering kita mendengar orang berkata, kamu ngomong gak pake logika. Namun logika dalam hal ini adalah logika dalam arti sempit, yaitu logika sebagai sebuah ilmu yang membahas tentang ketertiban cara berpikir. Ilmu ini umumnya dikenal lewat mata pelajaran matematika. Namun porsinya sedikit sekali, mungkin kurang dari 1%. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=12&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Ini adalah sebuah kata yang mudah sekaligus sulit. Sering kita mendengar orang berkata, <em>kamu ngomong gak pake logika</em>. Namun logika dalam hal ini adalah logika dalam arti sempit, yaitu logika sebagai sebuah ilmu yang membahas tentang ketertiban cara berpikir. Ilmu ini umumnya dikenal lewat mata pelajaran matematika. Namun porsinya sedikit sekali, mungkin kurang dari 1%. Yang belajar ilmu komputer mungkin dapat tambahan porsi logika lagi dalam bab aljabar boolean. Bagi sebagian besar dari kita, logika sebagai pelajaran hampir tidak membekas.<span id="more-12"></span></p>
<p>Logika sesungguhnya adalah sebuah seni berpikir yang sangat mendasar, yang dulunya, umumnya di abad pertengahan yang sangat Aristotelean, menjadi dasar yang sangat penting bagi seseorang untuk menjadi seorang terpelajar. Mungkin karena ilmu logika sendiri yang memang mengalami kemunduran pasca terbitnya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Principia_Mathematica" target="_blank">Principia Mathematica</a>, salah satu <em>magnus opus</em> matematika terakhir, oleh Bertrand Russel dan Alfred N. Whitehead, dan direduksinya ilmu logika menjadi sekedar aljabar boolean yang hanya membahas angka 1 dan 0 untuk keperluan komputasi. Di luar jurusan komputer, mungkin ilmu logika hanya dipelajari secara serius di jurusan filsafat.</p>
<p>Ilmu logika adalah sebuah bagian yang penting dari sebuah proses pembelajaran. Di dalam pendidikan klasik, ilmu logika dipelajari di tahap SMP (detilnya lihat <a href="http://pendidikanklasik.wordpress.com/esai/apakah-itu-pendidikan-klasik/" target="_blank">di sini</a>), yang memberikan dasar berpikir untuk dikembangkan lebih lanjut di SMA. Ilmu logika yang diajarkan di level SMP tidaklah dengan logika di dalam pelajaran matematika, yang adalah logika modern. Logika yang diberikan adalah logika tradisional, logika Aristoteles. Dengan bekal logika, mereka bisa belajar berpikir lurus, logis, sahih. Mereka tidak akan jatuh ke dalam kesesatan-kesesatan berpikir yang banyak sekali kita lihat di orang-orang yang katanya pintar di media massa. Secara keseluruhan ilmu logika cukup luas, sehingga harus dipisahkan menjadi mata pelajaran tersendiri, di luar matematika, dan diberikan di kelas 1 SMP. Sayangnya tidak ada buku logika tradisional yang tersedia dalam bahasa Indonesia yang cukup gamblang untuk bisa dicerna anak SMP. Resource bisa diperoleh di internet misalnya <a href="http://planetmath.org/?op=getobj&amp;from=objects&amp;id=5839" target="_blank">di sini</a>. Kalau bisa lebih baik membeli buku di internet, misalnya <a href="http://www.amazon.com/Traditional-Logic-Introduction-Formal/dp/1930953100" target="_blank">buku ini</a>.</p>
<p>Contoh ketrampilan logika misalnya seperti ini:</p>
<blockquote><p>Seorang berkata bahwa semua orang Jawa tulen suka makanan manis. Temannya membantah bahwa dia orang Jawa tulen, tapi gak suka manis. Ia membalas mengatakan bahwa temannya bukan orang Jawa tulen,  karena tidak suka manis :p</p></blockquote>
<p>Kesalahan berpikir di atas tidak dapat dibenarkan karena melanggar prinsip-prinsip logika. Ini adalah sesat pikir yang dikenal dengan <a href="en.wikipedia.org/wiki/No_true_Scotsman" target="_blank">No true Scotsman</a>.</p>
<p>Contoh lain:</p>
<blockquote><p>Dua orang anak berdebat tentang perintah Tuhan. Dari mana kamu tahu bahwa itu perintah itu benar? Karena itu dari Tuhan. Dari mana kamu tahu kalau perintah Tuhan pasti benar? Karena Tuhan pasti benar!</p></blockquote>
<p>Yang dilakukan di atas adalah <a href="http://ksuweb.kennesaw.edu/~shagin/logfal-pbc-circular.htm" target="_blank">logika melingkar</a>. Dan itu juga kesesatan berpikir.</p>
<p>Ingin anak Anda bisa berpikir lurus? Ajarkanlah logika.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=12&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/26/12/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Back to Euclid!</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/02/back-to-euclid/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/02/back-to-euclid/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Nov 2007 06:22:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Matematika dan Sains]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/02/back-to-euclid/</guid>
		<description><![CDATA[Salah satu kendala juga yang saya hadapi adalah apa yang akan saya berikan untuk pelajaran matematika. Jalan pintas yang mudah dan dilakukan hampir semua orang adalah memakai buku pelajaran saja. Saya tidak mau memakai ini, dengan pengalaman buruk dahulu di sekolah. Oleh itu saya mencoba nyari-nyari di Internet.
Banyak homeschoolers di luar negeri menyarankan memakai buku [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=10&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Salah satu kendala juga yang saya hadapi adalah apa yang akan saya berikan untuk pelajaran matematika. Jalan pintas yang mudah dan dilakukan hampir semua orang adalah memakai buku pelajaran saja. Saya tidak mau memakai ini, dengan pengalaman buruk dahulu di sekolah. Oleh itu saya mencoba nyari-nyari di Internet.</p>
<p>Banyak homeschoolers di luar negeri menyarankan memakai buku dari <a target="_blank" href="http://saxonpublishers.harcourtachieve.com/en-US/saxonmath_home">Saxon Publisher</a>. Sayang buku ini sulit untuk dicari, di Singapura gak ada, mesti mesen online. Harganya lumayan mahal lagi. Filosofi yang dibawa oleh Saxon, adalah <em>incremental development</em>, artinya matematika diajarkan dari yang paling sederhana, kemudian yang lebih sulit ditumpukkan di atasnya seperti membangun piramida. Dan setiap subjek dalam matematika tidak diajarkan secara terpisah seperti yang biasanya dipraktekkan, melainkan secara integral. Jadi misalnya sewaktu anak belajar trigonometri, ia juga mengerjakan soal di mana ia harus menggabungkan kemampuan trigonometri yang baru ia peroleh dengan skala peta misalnya, dengan mengerjakan segitiga dengan ukuran km.<span id="more-10"></span></p>
<p>Tapi sayangnya karena kesulitan memperoleh bukunya saya untuk sementara ini mencoba pendekatan lain, yaitu geometri murni. Siapa lagi yang bisa diacu selain mbahnya ilmu geometri, Euclid. Bukunya bisa di<a target="_blank" href="http://www.gutenberg.org/etext/21076">download</a> gratis.</p>
<p>Pendekatannya Euclid setelah dicobakan ternyata sangat berbeda dengan pengajaran geometri sekarang. Ia mengajarkan geometri TANPA ANGKA! Jadi kita berabstraksi dengan panjang dan luas. Alat yang dipakai hanya dua, penggaris tanpa skala dan jangka. Anak dengan pendekatan Euclidian dilatih untuk ngoprek semua konsep geometri yang terpikirkan oleh Euclid. Ia diajarkan bagaimana menggambar sudut siku-siku, membagi sudut menjadi dua sudut yang sama besar, membuktikan teorema Phytagoras tanpa memakai angka, menggambar segi lima sempurna, dengan hanya bermodalkan penggaris tanpa skala dan jangka. Pertama-tama agak sulit, tapi lama, bisa menikmati juga.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/10/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/10/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=10&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/11/02/back-to-euclid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Memulai Sekolah Rumah</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/31/memulai-sekolah-rumah/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/31/memulai-sekolah-rumah/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 31 Oct 2007 03:21:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/31/memulai-sekolah-rumah/</guid>
		<description><![CDATA[Saya memulai sekolah rumah di jenjang SMP. Ini agak sulit, karena membutuhkan transformasi dari kebiasaan belajar rutin terbimbing, menjadi kegiatan mandiri yang terjadwal.
Di lain pihak saya memiliki kemudahan (yang tidak dimiliki semua orang), kemampuan berbahasa Inggris-nya cukup baik, sehingga tidak kesulitan dalam memanfaatkan bahan-bahan dalam bahasa Inggris yang tersedia secara luas di Internet.
Pertanyaan pertama yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=9&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Saya memulai sekolah rumah di jenjang SMP. Ini agak sulit, karena membutuhkan transformasi dari kebiasaan belajar rutin terbimbing, menjadi kegiatan mandiri yang terjadwal.</p>
<p>Di lain pihak saya memiliki kemudahan (yang tidak dimiliki semua orang), kemampuan berbahasa Inggris-nya cukup baik, sehingga tidak kesulitan dalam memanfaatkan bahan-bahan dalam bahasa Inggris yang tersedia secara luas di Internet.</p>
<p>Pertanyaan pertama yang paling mendasar adalah, mulai dari mana?<span id="more-9"></span></p>
<p>Ini adalah pertanyaan yang tidak mudah untuk dijawab. Saya tidak ingin homeschooling menjadi sekedar memindahkan tempat belajar saja, dari sekolah ke rumah, sedangkan bahan yang dipelajari sama saja. Memang ada yang melaksanakan dengan cara demikian, dan itu sah-sah saja. Alasan mereka adalah suasana belajar di rumah yang lebih rileks sehingga anak tidak tertekan seperti di sekolah. Alasan itu tentu saja bisa diterima.</p>
<p>Setelah banyak membaca, akhirnya saya memutuskan untuk memakai pendekatan klasik, dan di dalam pendekatan ini, dasar dari semua mata pelajaran adalah SEJARAH.</p>
<p>Maka mulailah saya dengan sejarah. Tapi ini pun masih belum final. Banyak buku pelajaran sejarah tersedia di pasaran. Saya tidak mau memakai buku pelajaran di sekolah, karena kupikir (maaf) tidak layak. Sedangkan buku-buku sejarah yang lumayan bagus mungkin masih terlalu sulit untuk anak SMP. Beruntung saya mendapatkan komik <a target="_blank" href="http://www.penerbit-kpg.com/detail.php?isbn=9799100518">KARTUN RIWAYAT PERADABAN</a> terbitan KPG. Jadilah itu yang saya pakai.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=9&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/31/memulai-sekolah-rumah/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Mengapa saya memulai blog ini</title>
		<link>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/30/hello-world/</link>
		<comments>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/30/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 30 Oct 2007 05:31:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Oni Suryaman</dc:creator>
				<category><![CDATA[Umum]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Sebenarnya sudah lama ada keinginan untuk membuat sebuah blog yang bertema homeschooling. Tetapi keragu-raguan akan kekurangan pengalaman saya sempat mengurungkan niat itu. Namun, akhirnya saya bersikap EGP (emangnya gue pikirin) saja, toh di sini saya tidak berniat menggurui melainkan hanya sekedar berbagi pengalaman saja, meskipun saya masih hijau dan harus banyak belajar.
    [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=1&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Sebenarnya sudah lama ada keinginan untuk membuat sebuah blog yang bertema homeschooling. Tetapi keragu-raguan akan kekurangan pengalaman saya sempat mengurungkan niat itu. Namun, akhirnya saya bersikap EGP (emangnya gue pikirin) saja, toh di sini saya tidak berniat menggurui melainkan hanya sekedar berbagi pengalaman saja, meskipun saya masih hijau dan harus banyak belajar.</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pendidikanklasik.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pendidikanklasik.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pendidikanklasik.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pendidikanklasik.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pendidikanklasik.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pendidikanklasik.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pendidikanklasik.wordpress.com&blog=2017762&post=1&subd=pendidikanklasik&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pendidikanklasik.wordpress.com/2007/10/30/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/523d7f233d9b223395d87e1b2bca5bb4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Oni</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>