mesopotamia.png

Kami baru saja menyelesaikan pelajaran sejarah Mesopotamia. Mesopotamia kami pilih karena di daerah inilah “sejarah” umat manusia berawal. (Kalau tertarik dengan tulisan yang lebih serius tentang awal sejarah manusia bisa dilihat di sini.)Memulainya gampang2 susah. Ia dulu sempat dulu sekolah di sekolah umum yang kita tahulah pelajaran sejarah diajarkan seperti apa. Kita bersama2 mencoba mengubah pelajaran sejarah menjadi semacam membaca cerita. Dan seperti halnya kita kalau sedang membaca cerita kita harus melihat hubungan logis antara sesuatu dengan yang lain, hal ini yang sering hilang dalam pengajaran sejarah di sekolah2, yang hanya mementingkan data, fakta dan kronologi.

Ceritanya kami mulai dari Sumeria, dimana kota-kota pertama berdiri, seperti Uruk dan Ur di sebelah selatan Eufrat dan Tigris. Dan kota, identik dengan peradaban manusia. Kami mulai dari bagaimana kota2 didirikan, dan kenapa mereka didirikan di daerah sekitar pertemuan sungai Eufrat dan Tigris. Sekaligus kami juga melihat pentingnya bentang alam dalam pendirian sebuah kota di awal peradaban manusia.

Kemudian kami lanjutkan dengan pertarungan kekuasaan yang akhirnya dimenangkan oleh orang2 Akkadia di Sumeria Utara, dan mereka menguasai beberapa kota di seputaran Eufrat dan Tigris.

Berikutnya diteruskan dengan invasi oleh orang Elam (sebelah timur Eufrat dan Tigris) dan Amorit (kurang lebih Israel-Palestina-Libanon-Siria) sekarang. Sampai akhirnya lahirlah peradaban meskipun singkat, namun menyisakan bekas besar dalam peradaban manusia, yaitu Babilonia (yang pertama, sebab sesudah itu runtuh dan didirikan lagi berabad kemudian) di bawah Hammurabi. Hammurabi terkenal dengan Kode Hammurabi yang memberikan hukum sipil pertama yang tercatat dalam sejarah, yang mewarnai peradaban berikutnya.

Peradaban2 di atas sering mendapat gangguan dari utara di daerah Anatolia (Turki Modern sekarang), yaitu orang2 Hittie, yang kerap menyerbu ke selatan, sekedar untuk menjarah, tanpa menguasai secara permanen.

Berikutnya adalah muncul peradaban Assyria, yang kurang lebih dari daerah Irak Utara sekarang. Mereka membentuk kekaisaran yang cukup besar, dengan kota besar seperti Assur dan Niniveh.

Selain menggunakan peta kuno, kami juga membandingkannya dengan peta modern untuk sekedar memberikan konteks masa sekarang pada masa lalu.

Sebagai catatan tambahan: kami juga menggabungkannya dengan sejarah Israel dengan membaca mulai dari Kitab Yosua, Hakim-Hakim, Samuel 1-2, dan Raja-Raja, sebagai perbandingan paralel, sebab suku Israel sendiri sangat terpengaruh oleh pergolakan di Mesopotamia, bagi sebagai penakluk atau yang ditaklukkan.

Selanjutnya kami akan meneruskan ke kekaisaran Persia, sekaligus bersinggungan dengan Alexander Agung, dan juga Babilonia baru, yang terkenal dengan Nebukadnezar.

Mengingat sulitnya mencari buku sejarah yang bagus di negeri ini kami memakai Ensiklopedia Britannica untuk Pelajar, dan untuk menutupi detil2 yang dirasa perlu dengan Ensiklopedia Britannica yan full version.

Iklan